Melihat kembali

Setelah break up, banyak hal yang membuat  saya tersadar…saya lebih banyak diam dan memikirkan hal – hal apa saja yang yang salah dengan hubungan itu, saya bertanya kepada beberapa orang yang saya anggap kompeten untuk memberikan masukan..ada beberapa saran yang saya terima dan tidak..

Salah satu dari perbincangan yang paling membuka pikiran saya adalah perbincangan dengan salah satu senior saya di tempat kerja,dia banyak memberikan masukan dan mengkoreksi apa apa saja yang salah tentang diri saya dan tindakan tindakan saya di masa lalu terlebih khusus di hubungan itu..

Salah satunya tentang diri saya, dia mengkritik diri saya dan memang banyak dari kritik tersebut saya terima dan rasional menurut saya…namun, tindakan tindakan yang pernah saya lakukan saya rasa didasari alam bawah sadar saya yang di doktrin kuat oleh ibu saya..dalam hal ini saya tidak menyalahkan ibu saya dengan alasan apapun, karena beliau juga tumbuh tanpa bimbingan seorang ayah..hanya para kakak – kakak pria nya lah yang membimbing ibu saya dengan strict dan sangat keras, dan mungkin hal tersebut lah yang ibu saya turunkan kepada saya dan kakak – kakak saya…

Mungkin ada baik dan buruknya, saya menjadi pribadi yang kuat, tidak mudah menyerah dan ambisius…sisi buruknya ? I admit it im quite vulnerable actually, i try to cover my vulnerability with sok toughness and sok bravery itu biar dunia gada yang mengunderestimate saya, di sisi lain saya pun menjadi egosentris setelah saya sadari.. tapi percayalah egosentris saya, saya lakukan semata mata demi kebaikan orang orang yang saya sangat perdulikan dan saya sayangi, bukan kebaikan diri saya sendiri, saya hanya tidak memiliki kemampuan mengekspresikan nya dengan kata – kata yang baik…

I fall, I rise, I make mistakes, I live, I learn, I’ve been hurt,Im not perfect nor good but i think im thankful..

Iklan

Pergi

Pergilah…

Pergilah bersama orang yang dapat membuatmu bahagia, pergilah bersama orang yang kamu merasa sangat dicintai dan membutuhkan nya…aku tidak akan menghalanginya jika itu memang kemauanmu..aku tidak ingin menjadi penghalang antara kamu dan orang yang kamu sayang.

Kamu tidak perlu lagi pusing – pusing lagi untuk berargumentasi, bertengkar dan stress tentang apa yg pernah kita jalani..aku hanya ingin kamu bahagia, sungguh. Dan apabila memang bukan diriku yang bisa membuatmu bahagia, meski sebesar apapun keinginanku untuk bisa membahagiakanmu tetapi jika kamu sudah tidak mau lagi..akan kuterima itu sebagai pukulan telak untuk pembelajaran diriku sendiri.

Maafkan atas ketidaksempurnaan dan ketidakmampuan untuk bisa menjadi orang yang kamu inginkan, maaf diriku sempat mengganggu hubungan yang ada diantara kalian.

Semoga kamu bahagia.

Crystal meth

Aku menyusuri jalan yang sama, jalan yang sama dimana hal yg membuat diriku terguncang semalam…yg membuat sekujur badanku bergetar hebat. Dunia seakan runtuh, aku bagaikan ditembak mati ditempat mengetahui semua perkiraan itu benar adanya.

Yes it hurts, seeing you trying to convince him..it hurts when i packed your stuff to his car..but what more hurts is, im no longer be needed and unwanted by you, i’ve been replaced and yeah you love and comfortable with him already..but as long it makes you happy, your wish is my command and your happiness is my priority..yes i’ll take a bullet straight to my brain for you..you can call me imbecile, idiot, stupid etc but yeah, that’s a fact.

Yeah i’ve been addicted to your love..your love is like a dose of crystal meth for me..i know it will kills me but still, im addicted to it.

 

Terserah

Ya allah, jika ini memang hukuman yg ditunjukan untukku atas apa yang kuperbuat di masa lalu akan kuterima..

Hamba sudah berada fase terclueless dalam hidup…jika engkau mau ambil nyawaku juga terserah padamu ya allah, hidup ini juga punyamu..aku tidak tau jalan mana mana lagi yang harus ku tuju..

Ampuni segala kesalahan kesalahan yang pernah kuperbuat..agar tidak menjadi beban yang harus hamba tanggung dikemudian hari..aku takut tidak sanggup untuk menanggungnya.

I have been driven many times upon my knees by the overwhelming conviction that I had no where else to go. My own wisdom and that of all about me seemed insufficient for the day that you left me. Even though things are not exactly how I’d like them to be, I will face my reality. I will look it directly in the eye and allow it to be here, even it kills me slowly.

02.00 WIT

Ketenangan ku seakan terguncang, semenjak kamu pergi.

Keceriaan yang kutampilkan hanyalah menjadi topeng dibalik kesedihan tak berujung.

Tidak ada lagi kenyamanan yang meneduhkan hati ini yang seringkali merasa insecure terhadap diriku sendiri.

Aku diajarkan untuk jangan pernah menangis dihadapan siapapun. aku didoktrin untuk kuat dan tegap melihat ke depan sesakit apapun rasa itu.

Tapi tidak, tidak dihadapan kedua matamu. Tembok itu hancur, doktrin itu runtuh dihadapan sepasang matamu. Aku tidak mengerti kenapa, yang kurasa hanya aku melihat keteduhan tempat berlindung dari dunia yang mungkin sulit mengerti aku, bahkan terkadang diriku sendiri sulit ku mengerti.

Everywhere that I go, everywhere that I be..If you are not surrounding me with your energy i don’t wanna be there. Any place that I can’t feel you, I just wanna be near you and make you happy….That’s all i ever wanted.

 

Hancur

“Hai… Apakabar mu disana ?”

Mungkin pertanyaan itu mudah untuk diucapkan, tapi tidak diucapkan kepadamu..keberanian ku dan kepercayaan diriku seakaan memudar semenjak kamu pergi.

Aku hanya takut…takut mengganggu harimu, takut mengusik harimu dan takut jika memang diri ini sudah tak diinginkan dan tak lagi dibutuhkan (memang ini merupakan ketakutan terbesarku).

Terdengar pengecut bukan ? Terdengar seperti orang yang lemah ? Dan yaa memang harus kuakui diri ini memang lemah dan pengecut..aku hanya berpura pura kuat dan berani saja dihadapan semua orang, hanya segelintir orang yang tau seberapa hancur nya diri ini ketika semua telah berakhir.

Setiap detail dirimu, apa yang kamu suka dan tidak, dan bahkan tawamu masih membekas dalam dan sulit untui dilupakan, jujur saja aku tak sanggup untuk melupakan nya dan membunuh perasaan ku terhadapmu.

Mungkin diri ini yang terlalu naif ? Atau memang aku sudah jatuh cinta total terhadapmu ? ya walaupun ku tau sikap – sikap ku tidak mencerminkan itu..percayalah aku hanya tidak bisa mengekspresikan nya.

Dimatamu kumelihat keteduhan, kasih sayang dan kesabaran..sementara aku ? Mungkin hanyalah bocah berumur 23 tahun yang hanya tau berbuat jahat dan menyakitimu.

I’m selfish, impatient and a little insecure. I make mistakes, I am out of control and at times hard to handle but im willingly eager to be better..